Menu

Ini kue kedua yg kubuat untuk ultah ke-3 anak perempuanku. Memang di ultahnya yg kedua, kami tidak merayakannya karena pada saat itu di rumah sedang sibuk - sibuknya persiapan pernikahan adik iparku. Cake ini sudah kurencanakan jauh - jauh hari. Saucha request kalau pas ultahnya minta dibikinin cake barbie. Maka dengan segenap hati dan penuh cinta. Eheemmmm....., kubikinkan barbie cake dengan base cake neapolitean cake dan bronis kukus. Untung saja semua bahan sudah aq persiapankan jauh - jauh hari sebelumnya, jadi aku tidak terlalu kerepotan membuatnya, hanya saja untuk membuat isi goodie bag.nya aq sedikit kelimpungan, karena jumlah kue yang seharusnya hanya untuk 30 anak malah nambah jadi 60 anak karena request dari bapak mertua yang bilang kalau biasanya di tempat mertuaku anak - anak yang gak diundangpun akan ikut datang ke perayaan ultahnya Saucha (secara memang ultahnya dua tahun ini selalu dirayakan di rumah mertuaku). Dan ternyata memang benar, 60 goodie bag amblas sesuai perkiraan.
Untung saja.... goodie bag yang kubuat terdiri dari 1 kotak mika nasi kuning dan 1 kotak mika snack yang terdiri dari susu uht kotak kecil, tart potong, american risoles, kukis hias bernama Saucha, dan puding buah. Sayang untuk fotonya tidak sempat terdokumentasi dikarenakan ribetnya urusan perayaan ultah Saucha sampai lupa menginstruksikan pada suami untuk mengabadikan beberapa fotonya. *tepok jidat pake telor*
birthday cake saucha

kukis hias isian goodie bag







0

Hampir 13 tahun sudah gak makan kue jenis ini. Kue ini adalah kue tradisional khas Makasar. Dulu sekali sekali ketika singgah ke tanah keahiranku di Kolaka, Sulawesi Tenggara dan nginep di rumah embah, hampir tiap pagi selalu disediain kue ini sebagai teman minum teh. Kue ini namanya Putu Cangkir. Meski rasanya yang cukup sederhana, namun selalu mengingatkanku untuk kembali ke tanah kelahiranku suatu saat nanti. Sudah pernah dua kali bikin kue ini dan selalu gagal pada rasa dan teksturnya, dan ternyata kegagalannya adalah pada tepungnya yang tidak kusangrai terlebih dahulu. Dan ketika ada even JTIW di NCC maka kucoba lagi untuk membuatnya dengan tepung yang disangrai. Berikut adalah resepnya.


PUTU CANGKIR
Bahan:


  • 150 gram beras (sangrai beras sampai putih sedikit kecoklatan, dinginkan, blender, ayak menjadi tepung, lalu sangrai lagi sebentar)
  • 75 gram beras ketan (sangrai beras ketan sampai matang, dinginkan, blender, ayak, lalu sangrai lagi sebentar)
  • 200 gram gula merah campur dengan 75 ml air, didihkan hingga gula larut. Dinginkan.
  • 1/2 butir kelapa agak tua diparut.

Cara Membuat :



  1. Campur jadi satu tepung beras dan tepung ketan, aduk hingga rata.
  2. Masukkan air gula, uleni hingga rata, adonan tepung masih berbentuk serbuk atau bubuk lembab (seperti adonan kue satu kacang ijo)
  3. Masukkan sesendok adonan tepung ke dalam cetakan muffin kecil, cetakan kue mangkok, atau cetakan pie lalu masukkan kelapa parut, timpa lagi dengan adonan tepung. Jangan ditekan, biarkan saja.
  4. Kukus dengan api sedang selama kurang lebih 10 menit atau sampai matang.
  5. Angkat, keluarkan dari loyang, dinginkan.

Selamat mencoba!!




0

Orderan ini sudah dipesen sama customerku seminggu yang lalu. Meski hanya 10 box namun jika mengenai kepuasan pelanggan emang gak ada matinyeeee. Gimana enggak, pesennya aja di Madiun dan aku bikinnya di Kediri. So, dengan memaksa suami kusuruh juga dirinya pergi mengantarkan kue ini ke Madiun yang berjarak 2 jam dari rumahku. Kejam banget yaa??? Hheheheehehhee, untungnya suami orangnya sangat baik, dia ho oh2 aja kusuruh nganter kue ini. Hayoo siapa yang mau order lagi????


0

Ini adalah beberapa contoh dari orderan para customer pada waktu lebaran. Kebanyakan orderan datang  ketika 2 minggu sebelum hari H, tapi untungnya aku bisa handle meski seorang diri. Alhamdulillah, jika ada kemauan pasti ada jalan. Jika ada usaha pasti rejeki tak kemana. Semoga ALLAH selalu melimpahkan segala kebaikan dan rejeki yang barokah bagi usahaku ini. Aamiin.


0

Waduuhhh, baru juga orderan sedikit tapi rempongnya udah kayak orang mau hajatan manten aja. Yaahhh, mau gimana lagi harusnya kerjaan udah kelar dalam beberapa jam, akhirnya harus diselesaikan sampai seharian dikarenakan suami yang dimintai tolong jagain si kecil gak datang2, trus disuruh bantuin kupas wortel, kentang, dsb malah sibuk dengan urusannya sendiri, mana yang seharusnya bikin pastel udah kelar malah molor gak karuan dikarenakan mesti takziah dulu ke tetangga yang meninggal dunia. Alhamdulillah deadline pun tepat waktu meski pengerjaannya memakan banyak waktu, tenaga, pikiran, dan emosi. Hmmmmmmmmmmmmmm.......

Isian buat snack box akikahan : Bronis kukus, pastel, puding sutra.


Pastelnya udah terlanjur dikemas dan disegel, jadinya mau buka buat difoto gak enak sama pelanggan dan keburu orderan segera diantar. Mana ibu udah ikutan rame karena kuenya gak segera diantar. Qiqiiqqiiqiqiiqiqi. Udah gitu masih ada lagi orderan dadakan minta dibikinin brokus, sore itu mesti jadi dan dianter. Wahhh, seneng sih seneng cuma rempongnya itu lhoo gak ketulungan. Tapi kalo udah rejeki gak akan kemana kok. Heeeheheeee






0



Kue kering yang satu ini memang paling cocok dinikmati setiap saat. Gak pagi, siang, sore ataupun malam sangat nikmat untuk dijadikan teman bersantai. Karena rasa susunya yang manis serta tekstur kuenya yang lembut, ringan dan rapuh, membuat lidah pengen  ngunyah terus, terus dan terus. Suami dan anakku saja sampai minta nambah lagi dan lagi, padahal mereka berdua gak terlalu suka dengan makanan yang terlalu manis. Heheheeheee, berarti nih kue memang enyaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkk. Cara pembuatannya pun mudah dan tidak ribet. Biar gak penasaran, yuk diintip resepnya.

BANGKET SUSU 
(sumber : NCC )


Bahan :
  • 500 gram tepung sagu (sangrai dengan daun pandan hingga kering).
  • 150 gram gula halus
  • 100 gram mentega
  • 75 gram susu kental manis
Cara membuat : 
  • Campur semua bahan jadi satu, uleni hingga bisa dikepal, setelah itu cetak dalam cetakan kue satu.
  • Tata di atas loyang.
  • Panggang di oven dengan suhu kurleb 190 DC selam 10 menit.
  • Keluarkan dari oven, dinginkan, lalu tata dalam toples kedap udara.

SELAMAT MENCOBA!!!!





0

Author

authorHello, my name is Enggar Rahayu and I really love Baking n' Cooking! Follow our social media to get more info, tips and trick, etc



Total Pageviews

Flag Counter